Langsung ke konten utama

Postingan

Kenapa harus ATAU, kalau ternyata ada kata DAN?

Kenapa harus ATAU, kalau ternyata ada kata DAN?



Pernah dengar kalimat “life is a choice?” Apa benar semua adalah tentang pilihan antara A atau B? Pilihan antara ya dan tidak? Menentukan antara maju dan mundur? Memilih antara hadir atau tidak? Berusaha atau malas-malasan? Dikerjakan hari ini atau besok? Atau mungkin saja pilih dunia atau akhirat?
Apakah segala sesuatu hanya bisa dipilih? Selama ada kata DAN kenapa kita harus memilih ATAU? Ini sedikit bersinggungan dengan prinsip WIN-WIN solution. Bagaimana menurutmu?
Ini bukan tentang aku bukan pula tentang kamu, namun tentang kita yang tumbuh bersama-sama.
Postingan terbaru

Damai

DAMAI
Bandung selalu punya cerita penuh makna. Rindu rasanya mendengar gemericik air yang mengalir di samping jendela kamar. Mandi dan merasa kedinginan. Suara burung bercicitan setiap pagi saat ku melewati jalanan yang lengang. Obrolan renyah di pagi hari selalu terasa merdu. Terkadang gelak tawa, terkadang pula omelan-omelan dan kekesalan yang berhamburan. Tapi inilah seninya, yang tak kudapatkan di perantauan.
Dimanapun aku berada, aku syukuri itu. Allah selalu punya cara tak terduga untuk membuat kita bahagia. Sama seperti hari ini. Aku tidak akan tau rasanya pulang kalau aku tidak pergi.
Rumah.. akan selalu menjadi tempat terindah untuk kembali.

Perjalanan

PERJALANAN
Apa yang kau lihat saat di perjalanan? Sesuatu diatas langit? Atau sesuatau yang ada di bumi? Kalau kau tanya aku, jawabanku keduanya. Dilangit kulihat mimpi Sedangkan di bumi kulihat realita
Stop! Tapi kali ini kita tidak akan membahas tentang mimpi dan realita. Melainkan tentang perjalanan. Perjalanan yang mengingatkanku akan sosok yang sangat berjasa tapi seringkali dilupakan. Siapakah dia? Masih ingatkah kau dengan sosok guru mengajimu saat kecil dulu? Yang mengingatkanmu tentang kebaikan-kebaikan, tentang pentingnya bisa membaca Al-Qur’an, yang selalu memberimu tantangan untuk menghafal do’a dan surat. Yang selalu sabar walalupun kita sering bercanda pada saat mengaji. Walaupun kita sering membuat teman kita yang lain menangis. Walalupun sering kita berteriak-teriak di dalam masjid. Kisah-kisah beliau tentang para Nabi dan Rasul menginspirasi kita. Kita dikenalkan dengan istilah-istilah bahasa Arab walaupun pada saat itu malas rasanya berangkat mengaji. Guru mengaji t…

SEE YOU ON TOP! #2

SEE YOU ON TOP! #2 Catatan harianku dulu ternyata sangat membantu membuatku semakin kesulitan untuk menghentikan bayangan-bayangan semu tentang sosok yang entahlah kini baik-baik disana atau tidak. Kulihat lagi catatan-catatan yang terkadang membuatku tersipu, ragu, sendu, bahagia, juga rindu. Halaman paling awal dari buku catatan itu aku ingat betul adalah tentang dirimu. Ya, awal mula kita bertemu. Entahlah kau masih mengingatnya atau tidak. Tapi hari itu kutemui kau yang sedang membaca sendiri di seberang tempat ku berdiri. Kereta yang melaju begitu cepat didepanmu sampai membalikkan halaman yang kau baca. “Perhatikan celah peron, hati-hati melangkah” seperti biasa kalimat itu yang terdengar setiap ada pintu yang terbuka biasanya disertai dengan tatapan-tatapan menohok pada orang-orang yang baru melangkah masuk. Apalagi ketika kereta sedang penuh-penuhnya. Berbagai taraf keharuman mulai dari level tertinggi hingga yaaah bisa kau bayangkan sendiri wanginya bagaimana bercampur menj…

Ketika Semilir Angin Rindu Menyapa

Ketika Semilir Angin Rindu Menyapa
Jika kau di sisi, Sepertinya tanganmu adalah tangan yang kan masih terus menggenggam pundakmu adalah pundak yang kan masih terus tersedia Pelukanmu adalah pelukan yang kan selalu menghangatkan
Seketika aku rindu. Semilir angin terasa sendu saat ku tak bertemu Aku lupa. Ternyata sudah lama nian kita tidak berseru Terlalu lama… Hingga seandainya kita bertemu, aku yakin tak ada kata yang sanggup aku ucapkan selain Ibu.. Aku rindu..

Satu-satunya orang di dunia ini yang melarangku mengkonsumsi micin adalah engkau, hingga saat kau tiada semakin besarlah hasratku untuk mengkonsumsinya awalnya indah terasa, tapi sekarang baru aku sadar niat baikmu melarangku
Dahulu, kau adalah satu-satunya orang yang mengajarkanku untuk shalat dengan cara aku yang bergerak, engkau yang membaca Sekarang ajaranmu itu masih melekat bu
Dahulu, kau adalah orang yang setiap sore aku ingin menonton Carita de Angel, Amigos X Simpre, Maria belen, betty la fea, jin dan jun, putri duyung, di TV tapi sel…

?قَاِصَ

?قَاِصَ
(Ko iso? *baca dalam bahasa jawa)
Pernah berusaha buat konsentrasi ketika tarawih tapi malah nguantuk pol? Atau justru sebaliknya? mikirin hal-hal lain selain shalat tapi malah ga ngantuk? Atau ketika membaca Al-qur’an dalam waktu beberapa menit saja langsung terasa ngantuk, sedangkan melihat layar handphone berjam-jam tak ada rasa kantuk sedikitpun? Ko iso yo koyok ngono?
Okee, kali ini kita akan sedikit review kenapa siih ini bisa terjadi? Bahkan artikel ini pun tiba-tiba terpikir pada saat tarawih. Hehe.. dasar ya.. maafkan. Oke, ini kecelakaan. tapi berikut beberapa sumber yang sedikit membahas tentang ini. Check this out!
Ngantuk, dari mana sih datangnya ngantuk? Ternyata ngantuk itu berasal dari syaraf mata dan otak yang bekerja mulai letih. Dengan demikian, setelah ngantuk terbitlah tidak fokus. Tapi kenapa ya, ketika fikiran kita tidak fokus (membayangkan hal-hal diluar shalat) ko shalat tak terasa lama? Nampaknya kita harus waspada! Karena beberapa artikel menyebutkan bah…

SEE YOU ON TOP!

*gambar hanya ilustrasi

SEE YOU ON TOP!
*mengandung konten dewasa, tidak untuk anak-anak
Potret dirimu didepan pintu itu masih tergambar jelas dalam benakku. Menoleh pada kami pun kamu tak lakukan. Yaah emang engkau tipe orang yang tak berani menatap lawan jenis. Tak apa, kami sangat menghargai itu. Ada satu kalimat yang membuat hatiku bergetar sebelum engkau pergi. “See you on top” bisikmu perlahan sebelum engkau langkahkan kakimu menuju pintu besi itu. Aku tak tau apakah temanku yang lain menyadari itu juga atau tidak. Namun aku yakin kata-kata itu sengaja dia tujukan padaku. Kalimat tidak spesifik itu menyebabkan multitafsir terutama bagi diriku. Apakah ini artinya perpisahan yang berarti tidak mungkin kembali bersama, atau awal dari perjumpaan di kemudian hari yang berarti ada makna tunggu aku nanti. Aaah pikiranku mulai menerawang kemana-mana. Tapi sepertinya aku berlebihan. Mungkin dia tidak bermaksud apa-apa. Hanya perpisahan biasa, sama seperti ucapan sukses selalu, jaga diri, ja…